News

Menolak WNI dari Wuhan, Polisi Ajak Dialog Warga Natuna

Warga Natuna Menolak WNI evaskuasi dari Wuhan

Sebelumnya warga Natuna terus menyuarakan penolakan atas kedatangan WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China. Warga negara Indonesia tersebut akan menjalani observasi di Lanud Raden Sadjad. Aksi penolakan tersebut diiringi juga dengan aksi bakar ban di dekat lokasi observasi.

Polda Kepulauan Riau terus melakukan dialog dengan warga Natuna. Dialog tersebut dilakukan karena adanya aksi penolakan kedatangan WNI yang dievakuasi dari Wuhan tersebut.

“Terus dilakukan dialog dengan seluruh elemen masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Kepulauan Riau, Kombes Harry Goldenhard, Minggu (2/2/2020).

“Kita berkoordinasi bersama-sama dengan unsur TNI yang ada di di sana dan personel Polres Natuna, melakukan kegiatan pengamanan penyampaian unjuk rasa, penyampaian aspirasi, kemudian juga personel Polri yang ada di sana dengan mengedepankan Babinkantibmasnya,” tuturnya.

Harry juga menjelaskan, lokasi observasi WNI yang dievakuasi dari Wuhan juga jauh dari permukiman warga. Dia mengatakan setidaknya lokasi tersebut berjarak 6 kilometer.

“Nggak ada ke arah sana, kan di situ lokasi yang dijadikan tempat observasi kan itu adalah pangkalan militer, dan posisinya juga jauh sekali dari permukiman warga, yang terdekat itu jaraknya kurang lebih 6 kilometer,” kata Harry.

Harry menyebut personel TNI dan Polri yang berjaga di lokasi tengah melakukan dialog dengan warga Natuna yang berunjuk rasa. Situasi di lokasi menurutnya sudah berangsur kondusif.

“Ya itu kan dinamika yang terjadi di sana. Seluruh pemangku kepentingan di sana, TNI-Polri sedang membangun dialog dengan warga masyarakat di sana,” ujarnya. (mep)

Source : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *